THE SLEEPER
Hari ini Daily Planet hiruk pikuk dengan suara dimana-mana. Kota ini nampaknya sudah tidak setenang dulu lagi. Pahlawan-pahlawan berseragam merah dan hijau, bahkan ada yang bersenjatakan anak panah memang sudah muncul, tapi penjahat juga datang silih berganti. Penjahat dengan kekuatan khusus, Alien Power.
“The Sleeper”kata Nenok tiba-tiba
“Apa...?”kata seorang Pria yang duduk disebrangnya
“ Kau tahu, Pudel!, aku baru saja menamakan penjahat baru kita dengan The Sleeper”jawab nenok penuh semangat
Pria yang bernama pudel itu seolah tak percaya dengan apa yang didengarnya
“Suka sekali, memberi nama nampaknya” jawabnya santai sambil mengangkat kakinya ke meja kerjanya
“Ada yang lebih baik?”tanya Nenok
“ Yeach ... ambil saja idemu, lekas kita tulis” kata Pudel pasrah, sambil mengacak-acak rambutnya yang coklat kehitaman dan bola matanya hijau muda bening, tubuhnya energik. “Lumayan klo buat disuruh lari-lari nyari berita’ pikir Nenok geli
“Oeee ... kenapa kau cekikikan sendiri”tanya Pudel penasaran. Wanita didepannya cekikan macam penyihir yang tak jelas.
“Nope .. sudah!, ayo kita kerja”kata Nenok ceria
Mereka berdua, akhirnya menghidupkan komputer mereka masing-masing dan mulai menulis analisis mereka, analisis ini digunakan sebelum mereka membuat berita yang akan dimuatnya.
“Sudah ketemu, siapa gerangan penjahat kita?”tanya suara dari ambang pintu masuk.
Seketika Nenok dan Pudel melihat siapa yang datang. Ternyata juru photo mereka, Evan yang datang.
“Yup ... sudah ketemu, paling tidak namanya. The Sleeper”kata Pudel
“The Sleeper?....hell...siapa yang memberi nama seperti itu?”tanya Evan heran.
Pudel hanya memberi isyarat pada Evan untuk melihat Nenok
Evan tidak berani tertawa atau mengumpat, cos Nenok mepelototinya dengan kejam.
“Baiklah aku minta maaf, adakah alsan kenapa kau memberinya nama seperti itu?”
“Karena korban yang ditemukan selalu saja tertidur, kemudian lemas bahkan koma”jelas Nenok
“Dan belum ada yang terbangun hingga saat ini”tambah pudel
“Dan Aku memiliki pertanyaan untukmu?”tanya Pudel kemudian
“Apa?”tanya Evan
“Kau sudah dapat fotonya?”tanya Pudel
“Maaf aku belum menemukannya”jawab Evan
“Ayolah, jangan membuatnya bekerja terlalu berat” kata Reflection yang tiba-tiba datang dan tiba-tiba juga pipi Evan menjadi merah. Ketahuan klo evan ngefans, ataupun mungkin juga naksir Reflection. Refection adalah Saudara Nenok, saudara sepupu yang pakai banget, cos Reflection Bule banget. Rambut pirang, mata hijau muda dan kulit putih kemerahan. Reflection juga sahabat baik Pudel dan tahu rahasia terdalam Pudel
“hehehe ... thak u, Reflection”kata Evan malu-malu
“Aku tahu kok, kau kemana-mana mencari Ksatria penyelamat kta ini, terutama yang berkelibat merah”kata Reflection terang-terangan sambil melirk Pudel dan Pudelpun berdiri mematung
“Yup ... Ksatria berkelibat merah itu juga perlu kita ketahui dimana keberadaannya!!”kata Nenok sambil mengepalkan tangannya penuh dengan semangat
“Klo begitu, Apa kiranya nama pahlawan kita satu itu?”tanya Reflection santai, sekalipun Pudel memberi isyarat padanya agar –Tutup Mulutmu-
“SUPERMAN”.................jawab Nenok
88888888888888888888888888888888888888888
“Kalian bodoh atau apa?!”teriak suara wanita
Suara itu membahana diseluruh diruangan yang hampir mirip hanggar pesawat. Namun tempat itu dipenuhi dengan peralatan lab dan komputer dimana-mana. Wanita itu berdiri ditengah-tengah ruangan dan orang-orang berjubah putih disekelilingnya tak berani menatapnya.
“Lex, tak akan senang dengan hal ini!!”umpatnya
“Ada apa alphen!!!”tanya seorang wanita dingin, begitu dinginnya hingga hawanya mengisi ruangan tersebut
Alexa berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut, Alphen nampaknya tengah gusar akan suatu hal.
“Mereka lupa mematikan program pengaman di sektor 19, sekalipun ada backup tetap saja ada sebagian dari percobaan kita yang melarikan diri” jelas Alphen gusar
“Kupikir, ada baiknya kalau kita lihat hasil percobaan kita di alam yang sesungguhnya?”kata Lexa dingin
“Aku tak mengerti?”tanya Alphen
“Kau menangkap singa di hutan, kau beri dia makan, dia menjilati punggung tanganmu seolah jinak, tapi kita tak pernah tahu? Apa yang terjadi jika dia dilepaskan ke alam liar. Akankah jadi singa yang sesungguhnya atau tidak sama sekali”kata Lexa
“Dan keuntungannya adalah, ada banyak umpan untuk mengujinya di luar sana dan jika Dia sudah tidak kuat, maka Dia akan kembali”lanjut Lexa.
Alphen, mengerti dengan apa yang di maksud oleh Alexa, namun Dia juga menyadari bahwa ALexa semakin lama, semakin mirip dengan Lex Luthor. Tapi hal ini mungkin saja terjadi mengingat Alexa adalah istri rahasia Lex Luthor. Sekalipun Lex menikah dengan berbagai wanita dan lana lang salah satunya, Alexa adalah istri utamanya.
Tanpa di ketahui Lex luthor, Alexa meneror istri-istri Lex. Tentu saja tidak melalui tangannya sendiri, Alexa mempelajari benar hal ini dari Lex. Alexa juga lah yang berada dibalik kasus, Dimana Lana mengetahui bahwa Dia tidak hamil dan Lex Luthor membohonginya. Hal ini tentu saja dilakukannya melalui cara dan konspirasi rumit, hingga Lex Luthorpun tak mengetahuinya.
Dan sekarang saat Lex Luthor hilang kemana, Alexa lah yang memegang kendali Luthor. Crop
‘Lex, benar-benar mendidiknya rupanya” pikir Alphen
88888888888888888888888888888888888888
Ollie yang cantik, mirip hayden dan imut –imut berjalan dibelakang Oliver Quin, bujangan paling berkualitas saat ini dan tampan sekali.Benar-benar , Pria pengoda imam dengan bodynya yang sexy seta kerlingannya yang meluluhkan hati wanita yang melihatnya.
“Selamat datang, Mr. Quin” sapa sekertaris baru Oliver, Green namanya. Oliver menyukai wanita ini, cos mereka punya warna favorit yang sama, Green. Green cantik, rambutnya coklat kemerahan dan panjang bergelombang, tinggi lanyaknya model.
“Halooo cantik, apakah harimu menyenangkan”kata Oliver genit
“Hari ku baik, terima kasih....”jawab Green sambil tersenyum
“Selamat datang Miss. Quin”sapanya pada Ollie, tapi Ollie hanya mengangguk sambil cemberut
Oliver memperhatikanya dan alisnya sempat terangkat sedikit melihat kelakuan sepupu kecilnya. Setibanya didalam ruangan Oliver bertanya padanya
‘Kenapa sikapmu ketus sekali padanya?, Green wanita yang baik, tidak pantas kau berlaku seperti itu padanya”kata Oliver
“hoooo .... apakah sepupuku yang tampan ini, akan melabuhkan hatinya padanya?!”kata Ollie
“heeee ... cemburu ya?”goda Oliver, dan Olliepun hanya cemberut seperti darco malfoy dalam Harry Potter.
“Ollie sayang...., suatu saat hatiku akan berlabuh. Tapi bukan sekarang, terlebih lagi saat ada masalah seperti ini” kata Oliver, sambil menujukan koran Daily planet.
Koran tersebut memiliki judul
THE SLEEPER
“Aku mengerti!, apa kau ingin aku menyiapkan peralatan dan jubahmu sekarang?”tanya Ollie
“Tidak, belum. Aku masih harus menunggu kabar informasi dari Pudel, baru kemudian beraksi”Jawab Oliver
Oliver Quin sebenarnya adalah Green Arrow, pahlawan berjubah hijau yang memerangi kejahatan dimanapun Dia berada. Sedangkan Ollie, sepupunya yang imut, selama inilah yang menyiapkan senjata yang diinginkannya. Oliver tidak bisa meletakkan kepercayaannya pada orang lain selain Ollie, terutama menyangkut senjata dan jubahnya, karena jika Dia memberikan tugas ini pada orang lain, maka dapat dipastikan indentitas gandanya akan terbuka. Dan Ollie sepupunya, sekalipun masih muda, tapi memiliki IQ yang tinggi dan Dia dapat menciptakan senjata yang diinginkan Oliver,keperluan yang diinginkannya. Ollie menciptakan itu semua, di suatu lab yang rahasia di suatu menara di kota ini.
Bersambung
Script by : nenok_cuantik
-----------------
PDF Format - Download -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar