Senin, 02 Februari 2009

Fan Fiction OneShot - Save The World

SAVE THE WORLD

“FORTRESS OF SOLITUDE”
“sekarang pergilah.. kau sudah kuberi kekuatan dan kehidupan kembali. ini kesempatanmu untuk menyelesaikan tugasmu.. selamatkanlah keturunan terakhir Krypton yang akan menyelesaikan misinya untuk menyelamatkan bumi ini”
“Baik..Akan aku laksanakan”
Lalu wanita itu bergerak secepat kilat meninggalkan bangunan asing di mata orang awan.. semacam kastil yang terbuat dari kristal.

METROPOLIS..
“Nenok.. kenapa kau diam saja.. adakah suatu pikiran yang mengganggumu ?” Tanya Pudel ke nenok secara mesra.
“Ah tidak.. hanya... mm.. gak papa kok.. lupakan saja” balas nenok dengan senyuman kurang ikhlas..
Pudel menatap nenok dan tersenyum manis padanya.. Dia langsung menggandeng tangan nenok dan mengajaknya makan di kantin kantor.

Ada yang lain di pikiran nenok. Nenok pun tak tau itu pikiran buruk ato baek. Nenok pun sampai tidak nafsu melihat makanan yang ada di depannya.
“Kau kenapa ? Tidak seperti biasanya kau begini. Kau selalu bersemangat bila bertemu makanan.” Tanya Pudel.
“Sudahlah tidak papa.. mungkin pikiranku terlalu banyak dijejali masalah kerjaan. Jadinya seperti ini deh.”
“Jangan pikirkan itu dulu” Pudel sembari menggeserkan kursinya mendekati nenok. “Kau tau khan kita lagi jam istirahat? Lebih baek gunakan jam ini untuk mengistarahatkan otakmu juga.”
Nenok tersenyum padanya..

STAR CITY..
“OQ.. aku menangkap sesuatu yang tidak lazim” Teriak Ollie
“Wew.. tidak biasanya kamu seantusias itu.. ada apa ? Tolong jelaskan dengan tenang” Timpal OQ.
“Lihat ini.. ada semacam benda yang bergerak dengan kecepatan setara dengan kecepatan cahaya mengarah ke Central Kansas”
“Central Kansas ?” OQ terkaget-kaget.. Di sana terletak Smallville.. kampung halaman Pudel.
“Aku akan keluar sebentar.. tolong kau pantau terus keberadaan benda itu”tambah OQ.
“Ok..” jawab Ollie

OQ langsung bergegas mengambil telpon genggamnya. Berulang kali dia mencoba menghubungi Pudel tapi tetap aja tidak bisa. Seperti biasa.. jika jam istirahat Pudel selalu mematikan telpon gengamnya. Karena pikirnya itu waktu yang tepat untuk berduaan dengan nenok. OQ langsung keluar menuju garasi nya dan menyalakan Bentley nya.

TALON
Lab mini Reflection pun menangkap sesuatu yang sama. Suatu benda yang bergerak dengan cepatnya menuju ke Central Kansas.
“Wow.. apa ini ?. Dan sepertinya mengarah ke Smallville,”
Reflection dengan reflek langsung mencoba menghubungi Pudel. Sama seperti yang terjadi pada OQ. Telpon gengam pudel tidak bisa dihubungi.
“Sial.. mau tak mau aku harus ke Daily Planet” gerutu Reflection. Dia lalu mengambil jaket nya dan menghadang taxi di depan Talon.
“Daily planet sir.. in 10 minutes..” Seru Reflection
“Wew nona.. ini bukan kereta super cepat..” Jawab tukang taksi
“Yah pokoknya secepatnya.. ada berita penting yang harus aku sampaikan ke temanku. Aku beri tip tambahan.. Deal ?”
“Baik Nona..”
Si supir langsung melajukan kendaraanya menerobos kemacetan jalan.

BOOM...........
Ledakan keras terdengar dalam radius 3 km. Smallville tampak berasap dan berdebu dari kejauhan. Sebuah lekukan bekas jatuhnya benda angkasa tepampang di tanah smallville. Debu mulai menghilang dan tampaklah sosok manusia di tengah kubangan tanah itu.
“Sial.. aku tak mampu menghadapinya sendirian” Seru wanita itu..
Secara tiba tiba datang sebuah benda yang menimpa dirinya.. JEDUAR.. benda itu telak mengenai badan wanita itu.

Di lain tempat, Reflection dan OQ tiba di daily planet hampir bersamaan..
“OQ ?” seru Reflection..
“Kau juga di sini”” Tanya OQ..
“Aku menemukan sesuatu yang asing.. mengarah ke smallville.” jawab Reflection
“Aku juga.. lebih baek kita sekarang menemui Pudel” lanjut OQ.
OQ dan Reflection bergegas masuk ke daily planet. Mereka di beritahu bahwa pudel dan nenok sedang makan berdua di kantin.
“Pudel..!!!” OQ setengah berteriak memanggil pudel.
“Hyup..” Pudel menjawab setengah kaget..
“Kita harus bicara.. penting!!!”Lanjut OQ..
“Baiklah..”
Reflection tanggap dan segera mengajak ngobrol nenok.
“Ada sesuatu benda.. terbang mengarah ke Smallville.. aku takutnya itu bukan benda,... melainkan makhluk..” kata OQ kepada pudel
“Gila.. kita harus kesana secepatnya untuk memastikannya” Seru pudel..
sementara Reflection mengobrol dengan nenok.. Pudel secepat kilat meninggalkan mereka seperti biasanya..
“Wow dimana pudel ?” Tanya nenok kepada OQ
“Oh dia.. sepertinya tadi perutnya mendadak sakit..”jawab OQ sambil melirik ke reflection.
“Iya mungkin dia ke WC buru buru.. dan gak sempat pamit padamu”. Tambah Reflection setengah bingung.
“Ah sial tuh anak.. seperti biasa menghilang begitu saja”

Back to Smallville..
Badan wanita itu sudah lemas.. sudah tidak ada kekuatan lagi untuk berdiri. Tampak memar di sekujur tubuhnya. Apalagi dia baru saja dijatuhi sebuah bongkahan pesawat ulang alik. Terdengar suara tawa menggelegar dari kejauhan. Semakin lama semakin keras dan terdengar dekat.
Tiba tiba si empunya tawa itu mendarat di samping wanita itu.,..
“ha ha ha ha” tawa yang menakutkan keluar dari mulutnya. Makhluk itu mengangkat salah satu kakinya dan akan menginjakkan kakinya ke wanita itu.
JEDUAR!!! belom sempat makhluk itu mendaratkan kakinya.. sebuah benda menghantam keras badannya dan melontarkan makhluk itu 10 meter jauhnya..
“Kau tak apa apa ?, Lady ?!?!”
“Chasa ?”
“Apa kau masih punya tenaga untuk berdiri Lady ?”
“Aku rasa tidak... Tenagaku habis..”
“Sial.. makhluk itu tak akan bisa kuhadapi sendirian..”..
Chasa mendekat pada Lady dan dengan ability nya dia mencoba menyembuhkan Lady. Blom lama dia mencoba, makhluk itu sudah kembali dan menendang Chasa jauh-jauh.
Chasa meringis kesakitan. Dia bukan tipe petarung seperti Lady. Chasa dibesarkan sebagai HEALER (penyembuh) dan pelindung Krypton.

Makhluk itu terus tertawa.. melihat 2 wanita di depannya sudah tak punya kemampuan lagi.. Makhluk itu justru semakin ganas. Perlahan lahan Makhluk itu menghampiri Lady yang sudah tidak punya kekuatan lagi. Makhluk itu menjambak rambutnya dan menariknya lalu meletakkan Lady di samping Chasa. Makhluk itu menyiapkan tolakan untuk meloncat sekuatnya.., dan makhluk itu melompat tinggi.. WHUSS... dan dengan gaya gravitasi + ketinggian lompatan + berat badannya yang super.. dia menghujam ke bumi dengan kecepatan sangat cepat. Ternyata dia merencanakan untuk menimpa ke 2 wanita tadi dengan kakinya yang super besar.
BHUAM!!!!! dia mendarat tepat di target. Tapi dengan seketika makhluk itu melongo karena sasarannya hilang. Di seberang dia melihat Pudel telah menyelamatkan Chasa dan Lady.

“Hei makhluk jelek.. ayo lawan aku. Mereka bukan levelmu!!!” Tantang Pudel. Pudel tak kuasa menahan emosi melihat Lady dan Chasa dihajar oleh makhluk itu.
“ha.. ha.. ha..” Makhluk itu tertawa lagi..
Pudel melihat makhluk itu.. Tinggi.. besar.. hampir seluruh tubuhnya bersisik kasar. Di lututnya terdapat tanduk yang mencuat begitu juga di siku dan bahunya. Matanya merah menunjukkan keganasan di dalam diri Makhluk itu. Pudel pun sempat merasa ciut nyalinya melihat sosok makhluk itu.. Tanpa mempedulikan rasa takutnya, Pudel menerjang makhluk itu dan memukulinya secara membabi buta. Tanpa dinyana ternyata makhluk itu malah tersenyum pada pudel dan membalasnya dengan 1x pukulan telak di dagu Pudel.. Pudel pun terpental jauh dan badannya menabrak sebuah tower air di salah satu peternakan smallville.
“ha..ha..ha..” Makhluk itu tertawa lagi. Tapi tawa yang ini berbeda. Serasa ada kepuasan dari tawa makhluk itu.

Berita akan pertarungan ini secara cepat tersebar ke seluruh metropolis. Nenok pun mendengarnya dan dengan sigap dia mempersiapkan kru nya untuk segera menuju TKP. Kabar ini pun tak lepas dari telinga Alexa. Dengan mewarisi hampir sebagian kekayaan Lex Luthor.. dia menggunakan kekuatannya itu untuk mencari tahu apa yang terjadi di smallville.

Pudel segera bangkit dari tower itu. Dia meloncat cepat ke arah makhluk itu dan memberi hadiah makhluk itu bogem mentah tepat di matanya. Makhluk itu sempoyongan.. Limbung dan hampir jatuh. Tapi sayang.. cuman hampir jatuh.. Pudel belum bisa menjatuhkan makhluk itu.
“Pudel minggir.. aku akan memanah matanya” Seru OQ dari kejauhan.. Ntah darimana OQ bisa datang secepat itu. Pudel tak mengambil pikir panjang.. dia langsung minggir dari makhluk itu.
Tiba tiba sebuah anak panah maluncur deras dan menghujam di mata kanan makhluk itu.
“Great shot OQ...” Timpal Pudel..
“Aku serahkan sisanya kepadamu Pudel.. aku percaya padamu.. sementara aku mencoba untuk menyembuhkan Lady dan Chasa..” kata OQ.
“Ok.. Thx..”
Makhluk itu berteriak keras.. “HOAAAAAAAAAAAAA.........”
baru kali ini makhluk itu berteriak. Dan aroma kemarahan makhluk itu semakin terdengar.

Terdengar raungan suara helikopter dari kejauhan. Dengan mata super nya Pudel dapat melihat tulisan LUTHER CORP. di badan helikopter tersebut.
“Kenapa ada helikopter milik Luther corp. disaat seperti ini..”
tak disangka juga.. di belakang helikopter milik Luther Corp. itu.. terdapat juga helikopter milik Daily Planet. Pudel melihat sosok orang yang dikenalinya di sana..
“Evan dan Nenok? Sial.. apa yang mereka lakukan disaat seperti ini? Ini bukan tempat yang bagus untuk mencari berita..”
Pudel pun dihadapkan pada sitauasi yang sulit. Di satu sisi dia ingin tetap menghajar makhluk tersebut.. tapi di sisi lain dia takut identitas nya terbongkar..
Makhluk itu menatap 2 benda yang terbang di langit itu.. Pudel pun langsung tau apa yang akan direncanakan makhluk itu..

“Nenok lihat.. makhluk itu.. bukan bukan.. itu monster..” seru Evan
“Siapa monster itu.. dari mana dia ?” kata Nenok tak kalah kaget nya..

Tiba juga helikopter ke 3 milik Metropolis TV. Helikopter ini adalah media untuk menyiarkan langsung kejadian ini.

“Sial semakin banyak media yang datang kemari.” Gerutu nenok
“Aku akan memotret nya dan mengambil angle yang terbaik” Kata Evan.
Evan pun asyik sendiri dengan kameranya.

Makhluk itu.. ato lebih tepatnya monster.. seperti yang disebut evan.. mengambil sebuah batu sebesar kepalan tangan dan melemparkannya tepat ke helikopter Daily planet.
Pudel dilanda kebingungan yang mendalam.. dia sudah memutuskan untuk mencoba menghentikan laju batu ini dengan menangkapnya persis di depan helikopter.. tapi tiba tiba Lady sudah menyelamatkan helikopter tersebut.. Lady tersenyum manis pada pudel dan mengedipkan salah satu matanya.
“Rahasiamu akan tetap aman..” Begitu gerak bibir Lady yang ditangkap oleh pudel.

“Ka..Kau Lady bukan ?” Tanya nenok..
“Cepatlah kalian pergi.. ini bukan saat yang tepat.. ato lebih baik carilah tempat yang aman..” Perintah Lady.
Evan malah sibuk memotret sosok Lady yang terbang di udara itu.
“Lady.. aku tak menduga kau.. ternyata kau..”
“Sudah Cepat!!! pergilah dari sini.. aku tidak bisa menjamin bagaimana kedepannya jika kalian tetap disini” Gertak Lady..

Sementara di daratan.. pudel sibuk menghadapi monster menakutkan itu. Di tempat lain.. OQ sedang menemani Chasa yang sedang menyembuhkan dirinya sendiri setelah sebelumnya kekuatannya di kuras habis untuk menyembuhkan Lady.
“Bagaimana keadaanmu ?” tanya OQ
“Aku tidak apa apa.. berangsung angsur membaik” jawab Chasa.
“Monster itu cukup tangguh. Bahkan pudel pun menjadi mainan buatnya.” tambah OQ.
“hanya ada 1 cara untuk mengalahkan makhluk itu..” tukas Chasa
“Bagaimana ?”
“Kami orang krypton harus menyatukan kekuatan kami.. dan menghantamkan kekuatan kami ke arah monster itu.”
“Apa itu tidak beresiko ?”
“Sangat.. sangat beresiko.. karena itu aku membutuhkanmu OQ. Kau adalah pemanah terhebat di bumi ini. Aku membutuhkanmu untuk memecah konsentrasi monster itu. Apakah kau bisa ?”
“Ok.. aku akan mencobanya.” Jawab OQ dengan yakin.

Helikopter Luther Corp. terus merekam kejadian yang ada di darat. Dan Alexa menemukan sesuatu hal yang selama ini terus dia pikirkan. Ternyata pikiran Lex Luthor benar. Ada makhluk kuat di bumi selain manusia. Helikopter itu juga merekam dengan jelas sosok Lady. Secara sigap Alexa langsung menyimpannya ke dalam database.
“Ini adalah penemuan yang luar bisa” seru Alexa yang juga ikut di helikopter milik luther corp.
Mungkin ini yang membedakan Alexa dan Lex Luthor. Walaupun mereka sama sama memiliki nama Lex di dalamnya tapi tindakan mereka berbeda. Lex Luthor dalam hal begini pasti akan bertindak dengan pikiran matang. Dia tidak akan ikut di dalam helikopter tersebut dan tidak ikut turun langsung ke lapangan. Sedangkan Alexa terlalu ceroboh untuk ikut terjun langsung ke dalam medan pertempuran itu. Itulah mungkin alasan kenapa Alexa hanya menjadi istri simpanan Lex luthor.

Pudel masih terus disibukkan dengan monster itu. Pudel dan Lady silih berganti menyerang monster itu. Namun dari tadi monster itu blom jatuh sama sekali. Hal yang benar benar diluar dugaan. Kali ini, sial benar benar di terima pudel. Sebuah pukulan telak kembali mendarat di tubuhnya. Pukulan itu mengenai perutnya dan melontarkannya sejauh 100 meter. Pudel bahkan susah membuka matanya untuk saat ini. Dari bibirnya keluar darah segar. Baru kali ini pudel mengeluarkan darah segar. Seketika dia mencoba membuka matanya.. dia melihat helikopter Daily planet tepat diatasnya.
“Nenok.. apa yang kau lakukan.. cepat pergi dari sini..” pikir pudel yang tak mampu mengeluarkan kata kata dari mulutnya

di dalam helikopter daily planet.. Nenok melihat kebawah.. mencoba mencari sosok yang baru saja terkena pukulan telak dari monster itu. Dan finally dia menemukannya. Dia meminjam kamera Evan untuk segera melihat dengan jelas sosok itu melalui lensa nya. Hampir saja kamera itu dijatuhkan nenok dari helikopter karena saking kagetnya.
“Tidak mungkin.... itu tidak mungkin...” nenok berkata sambil mengeluarkan air mata..
“Ada apa nenok ? Apa kau menemukan sesuatu” Tanya Evan..
Nenok secara sigap langsung menguasai dirinya sendiri..
“Pilot.. bisakah kau mengusahakan agar smua helikopter itu pergi dari sini ? Lakukan manuver terhebatmu untuk mengusir helikopter-helikopter itu pergi dari sini.. termasuk kita juga akan pergi dari sini” pinta nenok kepada pilot
“Tapi.. bukankah ini akan menjadi cerita yang super, miss nenok ?”Tanya pilot..
“sekarang ini bukan saatnya kita memikirkan cerita yang super.. Tapi kita harus memikirkan orang lain. Secepatnya kita harus menyelamatkan mereka.. Jika mereka saja yang kuat kesusahan menghadapi monster itu.. bagaimana dengan kita ?” Jelas nenok.
Tentu saja kata kata itu ada maksud tersendiri dari nenok.
“Baiklah.. akan aku usahakan” kata pilot itu.

Pilot itu langsung melakukan manuver meliuk liuk di udara.. seperti mengusir helikopter helikopter lain yang ada di situ.
“Sial.. apa yang dilakukan helikopter Daily Planet itu..” Teriak Lexa dengan geram.
“Pilot.. hancurkan saja helikopter daily planet itu jika perlu.. aku tak peduli.. aku harus tetap disini.”
“Tapi nona.. ini bukan helikopter perang.. melainkan helikopter biasa” jawab pilot..
“Sial.. tau begini aku tak kan menggunakan...........................................”
DHUAR !!!!!!!!!!!!!!!
belum sempat Lexa menyelesaikan umpatannya.. ekor helikopter itu telah hilang tertabrak Lady yang dilemparkan oleh monster itu ke udara. Helikopter itu oleng dan siap siap menghujam ke tanah. Kecepatan jatuh helikopter itu menurun drastis. Ternyata Chasa sudah berada di bawah helikopter itu untuk menahan jatuhnya helikopter tersebut. Chasa dengan segera membawa helikopter itu ke tempat yang lebih aman dan jauh dari lokasi pertarungan.

Helikopter daily planet telah berhasil mengontak helikopter Metropolis tv untuk segera meninggalkan TKP. Dengan berat hati.. akhirnya helikopter Metropolis TV menyetujuinya dan berpikir bahwa apa yang mereka dapatkan telah cukup.

Monster itu tetap tertawa seperti biasanya. Menunjukkan kebengisannya. Chasa pun dengan segera kembali ke medan pertempuran dan menyembuhkan Pudel. Lalu setelah itu Chasa menuju ke lokasi jatuhnya Lady dan menyembuhkan Lady. Setelah mereka bertiga kembali ke kondisi normal. Mereka memikirkan strategi berikutnya..
“Sepertinya kita harus menyatukan kekuatan kita.. dan menghantamkannya ke monster itu” seru Chasa.
“Ide yang baik.. tapi itu mengandung banyak resiko” Jawab Lady
“Iya.. bagaimana jika itu tidak memberikan efek bagi monster itu? Sedangkan kita sudah kehabisan tenaga..”tambah pudel.
“Lalu apa yang harus kita lakukan ?”Tanya Chasa,,
“Matanya.. butakan dulu dia.. jika dia tidak bisa melihat apa apa.. kita akan lebih mudah mengendalikannya” Seru Lady.
“Ok.. Kita butuh bantuan OQ kalau begitu” seru Pudel..
Baru saja di bicarakan... OQ sudah melepaskan anak panahnya dan anak panah itu menghujam tepat ke mata kiri monster itu.
“Panjang umur dia..” kata Pudel.
“sekarang kita serang dia” seru Chasa dan Lady.

Secara bergantian, Pudel, Chasa dan Lady memberikan pukulan ke tubuh monster itu. Monster itu mulai limbung.. kedua matanya yang tadi berwarna merah.. sekarang berubah hitam karena tertancap anak panah OQ.
Dengan sekuat tenaga.. Pudel menjatuhkan pukulan di leher monster itu.. monster itu sudah mulai keseimbangan.. lalu Chasa mendaratkan tendangannya di dada monster itu.. monster itu jatuh berlutut. Dan kesempatan emas untuk Lady... Lady menyiapkan dan mengumpulkan segenap kekuatannya untuk menendang monster itu. Mendaratlah tendangan Lady di selangkangan monster itu. Monster itu berteriak dengan kerasnya... “HOWAAAAA........... DOH,.,,,,,,,,,,,,,,”

Lady dan Chasa melanjutkan untuk memberi pukulan.. Tanpa disangka monster itu masih bisa menangkisnya.. monster itu menangkap Lady dan Chasa dengan masing masing tangannya.. dan membantingnya ke tanah berulang kali. Darah segar pun keluar dari mulut Lady dan Chasa. Bahkan tak terlepas bunyi tulang patah pun terdengar. Pudel segera menghampiri monster itu.. menendang kedua tangan monster itu sampai gengamannya melepaskan Lady dan Chasa. Dengan sekuat tenaga Pudel mengangkat monster itu.. lalu dia melompat ke udara sekuatnya.. dan menjatuhkan diri ke bumi dengan posisi monster itu dibawah dan pudel di atasnya...

KABOM !!!!!

Bumi serasa menggelegar.. terasa seperti gempa bumi.. dari kejauhan terlihat sekali lagi debu mengepul di smallville.

Di perjalan menuju metropolis.. nenok merasakan perasaan seperti ketika apa yang dia rasakan sewaktu menjelang makan siang dengan pudel. Secara reflek dia menitikkan air mata..
“Aku tak tau apa yang terjadi disana.. aku tak kuat untuk melihat dan merasakannya.. Semoga kalian selamat.. kau juga selamat..”Kata hati Nenok..
Evan mencoba menenangkannya..
“Apa yang orang orang kuat itu lakukan sangatlah berjasa buat kita.. Mereka pasti bisa mengatasinya” bisik Evan.

Di tempat lain.. Alexa mengumpat tidak jelas kepada pilotnya. Smua data datanya hilang karna helikopternya secara sengaja di hancurkan oleh Chasa.
“Kau pilot tidak berguna.. aku tidak akan menggunakan jasamu lagi.. kau KUPECAT!!!” seru Lexa.

Debu kotor masih menyelimuti tempat jatuhnya pudel dan monster tadi.. OQ mencoba mendekat dengan hati hati.. Lady dan Chasa masih tergeletak tak berdaya tidak jauh dari tempat itu.

OQ langsung jatuh.. berlutut.. menyaksikan pemandangan di depan matanya. Monster itu sama sekali tidak bergerak.. Tidak ada tanda kehidupan dari monster itu.. Suara nafas pun tak terdengar.. Tapi mengapa OQ sampai jatuh dan berlutut ? Seharusnya OQ senang.. apa yang terjadi di depannya memang membuatnya benar benar tak percaya. Salah satu tanduk yang ada di lutut monster itu menancap di perut pudel hingga menembus ke punggungnya. Itulah pemandangan yang membuat OQ menjadi lemas. Tak ada tanda kehidupan dari pudel juga. Jelas jelas tanduk itu sudah merenggut nyawa Pudel..
OQ mencoba untuk berdiri.. namun ia tak bisa.. Ia mencoba berusaha merengkuh Chasa.. dia satu satunya harapan untuk mengembalikan Pudel ke dunia ini.. Tapi dia juga tak bisa.. Chasa dilihatnya tergeletak hilang kesadaran. Begitu pula dengan Lady. Wajahnya yang cantik berubah menjadi amburadul. OQ akhirnya mempunyai kekuatan untuk menghampiri Chasa. Dia menyuntikkan potion ke tubuh Chasa. Hal itu membuat tubuh Chasa berangsung angsur membaik. Tapi dengan luka separah itu.. diperlukan waktu yang lama untuk membuat tubuh Chasa kembali fit 100%.

OQ tidak bisa berlama lama dengan keadaan seperti ini.. Pudel jelas tidak akan terselamatkan jika menunggu fit nya Chasa.
“Chasa cepat... bangunlah.. Pudel butuh bantuanmu.. CEPAT !!!!!!!!!!” teriak OQ sambil meneteskan air mata..
“Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” Jerit OQ..
“Siapapun.. tolong kami... siapapun............” Lanjut OQ..

OQ mencoba untuk menengok ke tempat Lady tergeletak.. OQ kaget setengah mati.. Lady sudah lenyap dari tempatnya.. lalu OQ dengan sigap menengok ke arah Pudel yang tertancap di tanduk monster itu tadi. Pudel beserta monster itu juga sudah lenyap. sekarang giliran Chasa lenyap dari sisi nya.
“Ini tidak mungkin.. bagaimana ini bisa terjadi ?”pikir OQ..
“Dimana mereka.. ?”

Sekembalinya ke metropolis.. Nenok berusaha mencari kabar tentang kejadian Dusty Smallville itu. Dia tau bahwa OQ juga berada di sana. Dengan sigap dia langsung mengambil telpon genggamnya dan menelpon OQ.
“OQ.. bagaimana keadaan disana ? Bagaimana Pudel?” Tanya nenok dengan nada tergesa gesa
“Pudel.. ??” OQ berpikir sejenak.. dan memikirkan bahwa nenok tadi ada di helikopter Daily planet.. dan tentunya telah melihat pudel.
“Maaf.. Maaf nenok.. a... aku.. tidak bisa berbuat apa apa... A..ku hanya bisa melihat smuanya terjadi..” lanjut OQ dengan terbata bata..
“Pu... pudel.. ?” nenok masih menanyakan tentang pudel..
“Ma.. Maaf..” jawab OQ..
telpon genggamnya langsung jatuh ke lantai.. nenok tertunduk lesu mendengar kata kata OQ..

FORTRESS OF SOLITUDE
Tubuh pudel, Chasa dan Lady sudah berada si tempat ini. Termasuk badan monster tersebut. Datang dari kegelapan Cowok berotot.. berbaju hitam dengan tanda S di tengah dadanya..
“Aku sudah membawa tubuh mereka.. Aku rasa sekarang kau bisa menghidupkan kembali Pudel dan menyembuhkan Lady serta Chasa.” seru cowok itu.
“Aku akan menyembuhkan mereka.. dan mengembalikan Pudel ke dunia ini. Dia telah menyelesaikan tugasnya untuk saat ini. Masih banyak tugas yang perlu dilakukan olehnya.”
“Lalu apa yang harus aku lakukan dengan monster jelek ini ?” tanya si cowok itu lagi
“Masukkan dia ke phantom zone.. di sanalah harusnya monster itu berada..”
“Baiklah..” jawab cowok itu..
“Kon-El.. untuk sementara.. gantikan tugas pudel untuk menyelamatkan bumi ini..” perintah Jor-el..
“Dengan senang hati akan kulakukan.. suatu kehormatan bagiku..” jawab cowok itu., Kon-El.

-TAMAT-

Cast:
CK : Pudel
Lois : nenok_cuantik
Chloe : Reflection
Jimmy Olsen : evan_howles
Kara : lady_manequin
Raya : chasa

Cast tambahan
Ollie : sepupu Oliver Quin
Alexa : istri simpanan Lex Luthor


script by : Pudel

--------------------

PDF Fromat - Download-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar