Minggu, 01 Februari 2009

FF Oneshot - A Day To Remember

A DAY TO REMEMBER


Udara dingin menyelimuti metropolis sore itu. Seperti biasa nenok dan pudel bersama sama keluar dari kantor daily planet untuk sekedar berjalan bersama menuju apartment mereka masing masing.
“Fiuh.. jika suhu udara seperti ini terus.. bisa bisa aku mati kedinginan”, keluh nenok..
Pudel menatapnya dengan tersenyum manis..
“Hei.. sudah.. alihkan pandangan mesum dan senyuman menggodamu itu.. aku tau apa yang kmu pikirkan”, teriak nenok dengan suara lantang..
Lalu tiba-tiba evan datang berlari lari ngos-ngosan. Pudel dan nenok menatapnya dengan bengong.
“Apa yang kau lakukan ? Lari larian di udara dingin seperti ini” tanya pudel
“Mungkin dia ingin menghilangkan rasa dingin ini dengan cara berolah raga” jawab nenok dengan nada mengejek, dan melirik ke evan.
“Aku mendapatkan foto bagus.. foto seorang pahlawan berbaju biru..” teriak evan dengan semangat sambil menunjukkan foto itu.
Pudel tampak kebingungan.. Diam tak berkutik.. Pikiran dia disibukkan oleh kata-kata evan yang membuat pudel tampak terperanjat.
Pudel langsung mencoba untuk melihat foto itu..dilihatnya dengan seksama.
“Ini bukan fotoku” pikir pudel.. lalu siapa yang ada di foto ini ?


Di tempat lain.. seperti biasanya Ollie sedang menemani oliver queen berjalan jalan.
“Ollie.. Thx a lot yah sudah mendampingiku selama ini. Kau bekerja tak kenal waktu” Kata OQ.
“Itu sudah bagian dari kerjaan saya bos..” jawab Olie..
“Hmm gimana klo kita makan malam bersama ?”
Olie kaget dan tersipu malu..
“Mm.. sa-sa-sa.. saya..”
“Kamu kenapa Olie.. ok.. kamu tidak jawab pertanyaan aku. Aku anggap kmu menerima tawaranku”
“Tidak, bukan begitu maksudku” Olie langsung terdiam ketika OQ menatapnya dalam dan tersenyum padanya.
“Ok.. lebih baik sekarang kita reserve tempat dulu.”
OQ mengambil hp nya yang ada dikantong dan langsung menekan nomor nomor.

Setelah ½ jam perjalanan.. sampailah mereka di sebuah restoran termewah di metropolis. Restoran itu terletak di lantai 5 tower metropolis, beralaskan keramik mahal, dan di design sedemikian rupa agar mendapatkan suasana yang romantis. Jika dilihat di atapnya.. tampak lampu lampu kristal bergelantungan menyinari ruangan. OQ ternyata telah memesan tempat di dekat jendela.

“Wow.. restoran ini sangat mewah.. saya rasa saya tidak pantas makan di sini. Lagian baju saya tida k sesuai dengan kelas restoran ini..” Kata Olie
“Sudahlah.. jangan berpikiran seperti itu.. Kau sangat pantas berada di sini.. Kau terlihat cantik mengenakan apapun. So dont worry..” Jawab OQ dengan pesona playboy nya sambil menggandeng tangan Olie turun dari mobil.

“Oliver Queen” kata OQ ke penjaga restoran. Dengan sigap penjaga restoran langsung mengantarkan Olie dan OQ menuju meja makan mereka.

Mereka berdua duduk berhadapan.. OQ mengambil menu dan siap memesan makanan.. lalu Olie juga sudah siap memesan makanan.


Terdengar suara cewek berteriak .. “Lex Luthor !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” di iringi suara pecahan pirin dan gelas.. Ternyata Lexa sedang stress memikirkan lex luthor yang tak kunjung muncul di hadapannya setelah menghilang dalam waktu jangka waktu yang lama..
bisa di tebak.. dengan banyak berserakan benda benda pecah belah di ruangan lexa.. ada 1 benda yang masih utuh. Foto lex luthor !. Lexa menatap foto itu seraya menangis..
“Kau.. kau.. kau tega meninggalkanku begitu lama.. KENAPA !!! KENAPA !!!”
“Apa kau benar benar sudah mati ? Atau kau memang sengaja meninggalkanku ? Taukah kau bahwa disini aku selalu menunggumu..”
Lexa tak kuat menahan tangisnya.. dan terbujur dilantai sambil memeluk foto itu..
(BGM : The Last Goodnight – Picture of You)

Reflection datang menghampiri ketiga orang yang sedang heboh membicarakan foto jagoan berbaju biru itu.
“Wow ada apa ini.. tak biasanya kalian berkumpul di trotoar seperti ini” Tanya Reflection
Pudel menatapnya tajam.. seperti biasa Reflection langsung tau maksud dari pudel.
“Ini.. ini.. aku mendapatkannya..” Teriak Evan seraya dengan refleknya langsung memeluk Reflection.
“Wew.. jangan jadikan ini sebuah alasan untuk memelukku ya ?”
“Ups Maaf.. aku tidak sengaja..” Jawab Evan dengan pipi yang memerah..
Dengan sigap pudel langsung menggandeng tangan nenok.. seraya berbisik “sudah saatnya..”
“Ok Guys.. kita ada acara.. kita duluan ya...” kata pudel untuk melepaskan diri dari si tukang heboh dan tukang pamer, EVAN.

“Ref, apa kau tak curiga.. selama ini Pudel dan Nenok selalu berduaan selalu..”
“Kau jangan berpikiran aneh aneh Van.. Keliatannya otakmu harus diperbaiki tuh.. jangan berpikiran buruk terus..”
“kalo begitu kenapa kita tak mencobanya Ref,..”
“Mencoba apa maksudmu?” tanya Ref sangat kaget..
“Mm... aku rasa gimana kalo kita mampir dulu ke kedai kopi.. dengan udara dingin seperti ini.. kayaknya enak deh klo kita makan kopi.,, eh minum kopi..” Ajak Evan dengan gugup..
“boleh boleh aja.. asal kmu yang bayar ya.. Aku gak mau bayar.. khan kmu yang ngajak..”
Evan bingung dan berpikir.. ada berapa duit ya di kantongku tadi.. tapi dengan sigap lansung meng-iyakan tawaran Ref.
Berjalanlah mereka berdua menuju kedai kopi yang ada di seberang jalan.

Akhirnya sampai juga Pudel dan nenok di depan apartment nenok.
“ok.. kita sudah sampai.. istirahatlah.. kemungkinan udara akan bertambah dingin menjelang malam” Kata Pudel.
“Yup.. thx a lot ya.. mm.. apa kau tidak mau masuk dulu..?”
“Ah aku...”
“Ayolah.. lagian udara dingin begini.. apa kau mau mati kedinginan di apartmentmu sendirian ? Lebih baik kita ngobrol di sini dulu.” bujuk nenok.
“baiklah.. tidak ada salahnya aku meluangkan waktu sebentar di sini”
“nah gitu dunk.. c'mon smallville..” Nenok menarik tangan Pudel dan mendorongnya jatuh ke sofa.
“aku mandi dulu ya.. jangan coba coba mengintip.. tunggulah disini seperti anak manis” Kata nenok.

Nenok lalu meninggalkan Pudel dan langsung menuju kamar mandi. Dasar pudel yang emang tidak bisa berdiam diri terlalu lama.. dia mencoba tuh melihat lihat isi ruangan apartment nenok.
Pandangannya tertuju pada salah satu foto di meja nenok. Pudel mendekatinya dan mengamati dengan seksama. Itu adalah foto sewaktu nenok berumur 5 taun. Imut banget.... Pudel merasakan sesuatu yang berbeda di hatinya.. apakah hatinya sudah benar benar berpindah ke nenok..

“hei pudel.. sedang apa ?” sela Nenok yang barusan saja keluar dari kamar mandi nya.. Pudelpun kaget dan tak bisa menyembunyikan kegugupannya.
“Nothing.. aku gak tau klo kmu ternyata waktu kecil imut juga” Ejek pudel..
“Ah kau bisa aja pud..” sambil menghampiri pudel dan memukuli pudel..
Pudel menghindar dan gak sengaja terpeleset..dan celakanya si pudel masih meganging tangan nenok. Akhirnya mereka jatuh bareng bareng dengan posisi pudel di bawah dan nenok di atasnya..

Acara dinner Olie dan OQ berlangsng lancar.. Oq pun ternyata telah menyiapkan kejutan selanjutnya buat ollie.
“Bagaimana Olie? Apakah makanannya enak ?”
“Hmm.. tidak bisa dipungkiri.. knapa restoran ini menjadi restoran yang termahal dan termewah”
OQ menjetikkan jarinya seperti memberikan tanda pada seseorang..

(Ending BGM : JROCKs – I'm Falling in love - Till the end of this scenario)

OQ berdiri dari tempat duduknya.. dan berjalan ke sebelah Ollie..
“Would you dance with me, princess?” Tanya OQ dengan suara lembutnya..
“A..Aku.. ?” Seakan olie tak percaya ajakan OQ.. tanpa sadar olie menjulurkan tangannya.. dan menujulah mereka berdua ke lantai dansa..

Evan secara menggebu nggebu menceritakan proses bagaimana dia mendapatkan poto itu.. tapi dia kemudian terdiam.. beribu pikiran menghantuinya.. dia menatap reflection dalam.. seakan akan dia mengagumi refection yang sedang minum kopi. Hatinya pun berdegup kencang..
“Ref...” sapa evan..
“Yup..”
Evan memegang tangan ref...

Di lain tempat Pudel dan nenok masih pada posisi sama sama jatuh tadi.. Pudel dan nenok sama sama saling pandang.. dan tak bisa melepaskan pandangannya.. Pudel tidak tau mendapatkan dari mana keberaniannya.. tiba tiba mencium bibir nenok dan memeluk erat dirinya,,

OQ, EVAN, PUDEL
“Selama ini, aku baru menyadari.. bahwa ada seseorang yang penting buat aku.. yang akan menghampakan hati ini bila aku tak melihat orang itu selama 1 menit saja..”

“I LOVE YOU”

JROCKS
“kau yg kuinginkan mesti tak ku ungkapkan..
kau yg kudambakan.. ku impikan..

aku jatuh cinta
tlah jatuh cinta
cinta kepadamu
ku jatuh cinta..
“im Fallin in Love..
“im fallin in love with u…”

script by : Pudel

----------------
PDF Format - Download -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar